Interview with Cuber : Maria Oey


Mom saat BLD di German open 2010 dengan Ton sebagai judge

Maria Oey, atau akrab dipanggil Mom di kalangan pecinta rubik. Dia adalah sosok ibu bagi para cuber Indonesia. Jasanya sangat besar dalam perkembangan dunia cubing di Indonesia. Mom merupakan orang Indonesia pertama yang mengikuti Official Competition WCA sekaligus orang Indonesia pertama yang mempunyai WCA Profile. Keluarganya adalah keluarga cuber dunia. Suaminya, Ton Dennenbroek, adalah seorang WCA Delegate untuk Belanda yang telah mengorganisir banyak kompetisi. Ton juga merupakan salah satu cuber yang paling banyak mengikuti Official Competition, lebih dari 50 kompetisi. Rama Temmink, anaknya, adalah Former WR Holder untuk 3×3 One Handed Average sebelum direbut oleh Yumu Tabuchi. Saat ini Rama juga masih berada di papan atas dunia cubing. MaRaTon, keluarga cuber hebat.

Indonesia Open 2009 yang merupakan Official Competition WCA di Indonesia tidak akan pernah terjadi tanpa ada campur tangan seorang Maria Oey yang dengan giat mengusahakan kompetisi ini terjadi. Saat itu, Indonesia tidak mempunyai WCA Delegate (yang merupakan syarat untuk Official Competition), dan juga para cuber Indonesia masih buta akan Official Competition. Indonesia Open 2009 adalah awal dari dunia cubing Indonesia menjadi seperti sekarang ini.

1. Kapan mulai cubing?

Mulai waktu Desember 2006, saat sakit berat jadi karena Mom tidak betah diam, iseng iseng ambil cube nya Rama dan puter kiri kanan sampe ketiduran , akhirnya Rama ajarin Mom caranya membuat corner dulu tanpa merubah cube, yang makan waktu sangat lama 🙂 .
Continue reading “Interview with Cuber : Maria Oey”

Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam


Ini dia WR Holder kita, Muhammad Irill Khairul Anam

Muhammad Irill Khairul Anam, lebih akrab disapa Irill. Satu-satunya cuber Indonesia yang memegang World Record. Irill memegang WR untuk event Multi Blindfolded 3×3 dengan 16/16 selama waktu 1 jam. Dia mencatatkan rekor ini pada Jakarta Open 2010 yang lalu. Selain itu dia juga mencatatkan Asian Record untuk event Blindfolded 5×5 pada Jakarta Open 2010 juga, sekarang rekor ini dipegang dipegang oleh cuber Malaysia, Chester Lian. Dan satu lagi, dia juga pemegang National Record untuk Single BLD dengan waktu 1:01,xx. Sangat membanggakan dunia cubing Indonesia. Indonesia akhirnya disebut-sebut sebagai New Germany karena kedigdayaannya dalam dunia BLD.

Berikut interview saya dengan pemuda hebat ini.

1. Kapan mulai cubing?

April 2009
2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?

Setelah mengenal rubik sekitar bulan April 2009, tiga hari kemudian bisa solve setelah belajar dari metode beginner ryanheise.com . awal mei mulai ikut komunitas di JRC.  Juni 2009 mempelajari Blindfold dari Abel Brata dengan metode 3OP (gk mau kalah sama Marco dan Ian).

Akhirnya di IO (Indonesia Open 2009) aku berhasil mencatat waktu 3.16.xx untuk single BLD (padahal target sub 2.30.xx) dan MBLD 2/3 (baru nyoba BLD 3x, itupun cuma 2 biji, soalnya make visual) dengan 3OP. Untuk speed avg di IO nurun jauh, dapat avg 26xx. padahal sebelumnya sudah 23an.

Setelah IO rehat selama kurang lebih 2 bulan. Gak rehat total, cuma cubing santai.

di awal Oktober mulai cubing lagi dan mulai belajar big cubes bld.
dan M2 untuk BLD 3x3x3

di awal November mulai belajar MBLD, dan mulai mempelajari turbo.

Selama 2 bulan itu latihan BLD minimal 3x seminggu. Sisanya BLD 3×3, 4×4, 5×5. Juga belajar FMC dan tetep berusaha nembus sub 20.
Di JO 2010 (Jakarta Open 2010), tetep gak berhasil nembus sub 20, bahkan best yang gw dapet cuma beda 0,xx sekian detik dari IO 2009. Dan avg 24..xx, biasanya 22.xx

Setelah itu rehat lagi kurang lebih2 bulan, soalnya agak bosen dan udah puas . hehehe…… maksudnya rehat biar main cubing jadi asik lagi

Sekarang berusaha menghapal OLL dan harus sub 20.xx di IC (Indonesian Championship 2010). Target avg 18.xx

Continue reading “Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam”