Catper Gunung Buthak 2.828 mdpl via Sirahkencong (4-6 Oktober 2013)


Gunung Buthak, mungkin beberapa orang baru pertama kali mendengar nama ini. Gunung Buthak memiliki ketinggian 2.868 mdpl dan masih berada dalam kawasan pegunungan Putri Tidur bersama dengan Gunung Kawi, Gunung Panderman, dll. Gunung ini tidak terlalu populer seperti seperti Gunung Semeru ataupun Gunung Arjuno-Welirang. Dibalik ketidakpopulerannya, tersimpan keindahan dan alaminya hutan disana. Ada 4 jalur menuju puncak Buthak yaitu jalur Sirahkencong, jalur Princi-Dau (Malang), jalur Panderman-Batu, dan jalur Wonosari. Di pendakian ini kami memilih naik lewat jalur Sirahkencong dan turun lewat jalur Princi-Dau. Peserta pun mengalami pasang surut hingga akhirnya peserta final ada 5 orang yaitu saya, Lawe, Doni, Iman, dan Widia.

 Jumat, 4 Oktober 2013

Jadwal hari ini adalah belanja logistik. Selesai sholat jumat, kami berlima menuju Giant Dinoyo untuk belanja logistik dan obat. Rencana belanja logistik kali ini berbeda dengan saat ke Gunung Penanggungan 3 minggu sebelumnya. Saat itu acara utamanya memang masak-memasak sehingga makanan bisa dikatakan “mewah” untuk ukuran logistik pendakian. Kali ini kami berencana membeli logistik yang tidak terlalu “mewah” meskipun ujung-ujungnya total belanjaan lebih dari 400ribu.

Disepakati kami akan berkumpul di kontrakan Om Willi dan Mbah pukul 18.30. Kemudian cek kelengkapan dan berangkat ke Wlingi pukul 19.00. Tapi ternyata rencana hanya tinggal rencana. Banyak rintangan yang harus dihadapi sebelum kami akhirnya benar-benar berangkat dari titik awal menuju terminal Arjosari. Sampai di Arjosari pukul 21.00 kami langsung menitipkan motor dan naik bis jurusan Blitar. Menurut info dari petugas, bis jurusan Malang-Blitar tersedia 24 jam.

Dari 5 orang yang ikut pendakian kali ini, tidak ada satu orang pun yang pernah naik ke Gunung Buthak. Sehingga panduan dalam pendakian ini hanyalah dua catper ini dan ini. Menurut kitab catper, kami diharuskan membuat surat izin pendakian di Polsek Wlingi. Setelah ngobrol sebentar dengan kondektur, kami disarankan turun di Pertigaan Beru kemudian jalan kaki ke Polsek Wlingi.

Pukul 21.30 bis mulai berjalan. Perjalanan menuju Wlingi memakan waktu sekitar 1,5 – 2 jam. Pukul 23.15 kami sampai di Wlingi dan turun di Pertigaan Beru. Dari Pertigaan Beru ini kami berjalan sekitar 10 menit sebelum akhirnya sampai di Polsek Wlingi. Sesampainya di Polsek Wlingi, kami langsung lapor ke petugas jaga bahwa kami ingin membuat surat izin pendakian ke Gunung Buthak. Dan ternyata sekarang surat izin pendakian dari Polsek Wlingi sudah tidak diperlukan. Jadilah kami hanya membuat surat pernyataan dengan pihak Polsek Wlingi sebatas mengetahui saja.

Sebenarnya target awal kami hari ini adalah sampai di PTPN Sirahkencong atau minimal sampai di Desa Semen. Tapi karena sudah larut malam dan tidak ada kendaraan menuju kesana, kami memutuskan untuk menginap di Wlingi. Dan kami ditawari oleh bapak polisi untuk menginap di musholla Polsek Wlingi. Tawaran tersebut kami terima dengan senang hati.

Musholla Polsek Wlingi
Musholla Polsek Wlingi

Continue reading “Catper Gunung Buthak 2.828 mdpl via Sirahkencong (4-6 Oktober 2013)”

Iklan