Interview with Cuber : Jean Pons


Top 12 di World Championship 2005

Kali ini saya berkesempatan melakukan interview dengan seorang legenda cubing dunia. Dia adalah Jean Pons, seorang speedcuber berkebangsaan Perancis. Jean pernah menjadi pemegang World Record untuk single 3×3 dengan 11,75 pada Dutch Open 2005 dan average 4×4 pada Euro 2006. Selain itu, dia juga pernah menjadi juara dunia pada World Championship 2005 sekaligus mencatatkan European Record untuk average 3×3 di event itu dengan 15,10. European Record yang sempat dipegangnya yaitu single 3×3, average 3×3, dan single 3×3 BLD. Jean, salah seorang yang mendapat catatan waktu sub 10 saat  masih jarang cuber sub 10. Dia mendapat waktu 9,60 pada Czech Open 2008. Sekarang, dia sudah jarang bermain rubik. Meskipun begitu, dia tetap seorang legenda cubing dunia. Berikut petikan interview saya dengan dia.

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Jean Pons”

Interview with Cuber : Juan Juli Andika Chandra


Juan sang master bigcubes

Juan Juli Andika Chandra, biasa dipanggil Juan saja. Merupakan seorang cuber Indonesia yang bisa dibilang senior. Pernah memegang National Record untuk 4×4 single dan average sebelum dipecahkan oleh Jani di Indonesia Championship 2010. Dia dikenal sebagai master di bidang bigcubes. Dia juga menemukan custom pairing untuk 4×4 dan dinamai sesuai dengan namanya, Juan Custom Pairing. Pada Indonesia Championship 2010 kemarin di Jogja, dia memenangkan event FMC dengan 29 moves. Hasil itu juga merupakan National Record yang baru sekaligus membuat dia berada di peringkat 2 Asia.

  Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Juan Juli Andika Chandra”

Interview with Cuber : Wicaksono Adi a.k.a Chuck


Wicaksono Adi saat promosi bukunya, Tips dan Trik Jago Main Rubik

Wicaksono Adi, sebuah nama yang tidak asing lagi di dunia cubing, baik itu dalam skala nasional maupun internasional. Kesuksesannya mencapai prestasi 2nd WR Holder untuk event Multi BLD  dengan 11/11 pada Indonesia Open 2009 bisa dibilang adalah titik tolak dunia cubing di Indonesia. Apalagi prestasi tersebut dia capai pada kompetisi offficial pertamanya. Sejak saat itu namanya meroket. Indonesia menjadi salah satu kekuatan baru di dunia  BLD. Tutorial BLD di channelnya, WicakTP04 merupakan tutorial BLD berbahasa Indonesia yang sangat mudah dimengerti. Selain cubing, dia juga menerbitkan buku mengenai rubik. Sampai saat ini, sudah 3 buku yang diterbitkannya. Aktivitas lain yang berhubungan dengan cubing adalah mengisi channel tutorial AjarinDongKk setiap minggu untuk urusan BLD dan WCA Regulation. Chuck juga merupakan  WCA Delegate untuk Indonesia bersama Charles Wihardjo (Jocubes).  Chuck, salah satu cubing hero Indonesia.

Interview dengan Chuck ada dua, yang satu jawaban ngasal. Yang satu lagi jawaban serius. Akan saya tampilkan kedua-duanya.

Jawaban Serius

 
1. Kapan mulai cubing?
Keingintahuan saya pada Rubik’s Cube muncul setelah menyaksikan duel BLD Deddy Corbuzier dan Abel Brata di The Master RCTI, akhir Februari 2009. Lalu saya mencari di FJB Kaskus apakah ada yang menjual permainan ini, dan di situ saya bertemu Hipnotiks (Jocubes), yang merupakan satu-satunya seller yang menjual Rubik’s Cube ketika itu.
Ketika saya menelusuri informasi lebih banyak tentang rubik di internet, saya bertemu dengan Virkill dan blognya. Saya terkejut ketika menyadari bahwa beliau berdomisili di kota yang sama dengan saya, yaitu Yogyakarta. Gathering Paguyuban Rubik Jogjakarta (PRJ) di Taman Pintar adalah awal keterlibatan saya dalam komunitas.

Interview with Cuber : Chris Hardwick


Chris Hardwick setelah menyelesaikan 6x6 Blindfolded. Senyum kepuasan.

Chris Hardwick, salah satu legenda dunia cubing internasional.  Pernah menjadi World Record holder untuk beberapa event, antara lain 4×4, 3×3 OH, 4×4 Blindfolded, dan 5×5 Blindfolded. Dan WR untuk semua event  itu diraihnya lebih dari satu kali, kecuali untuk 4×4 average. Di websitenya, speedcubing.com, ada foto Chris sedang berpose memegang cube 6×6 yang baru saja diselesaikannya,. BLINDFOLDED!!!. Itu terjadi 3 tahun yang lalu pada World Championship 2007. Event blindfolded tidak akan lepas dari nama Chris Hardwick. Selain itu, di websitenya juga terdapat catatan Unofficial World Record (sayang, udah nggak update). Website yang sederhana namun memiliki banyak sekali artikel yang bermanfaat dan berbobot. Dia dan Daniel Beyer juga menemukan metode baru untuk BLD yang dikenal dengan BH (Beyer-Hardwick) Method. Penjelasan mengenai metode ini ada disini dan disini. Setelah menunggu hampir 2 bulan, akhirnya datang juga balasan interview dari Chris. Cekidot gan.

1. When did you start playing Rubik?

I learned how to solve a Rubik’s cube in mid-June of 1998, and I began speedsolving after stumbling upon Jessica Fridrich’s website about one month later. I’ve been pretty addicted ever since 🙂

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Chris Hardwick”

Interview with Cuber : Maria Oey


Mom saat BLD di German open 2010 dengan Ton sebagai judge

Maria Oey, atau akrab dipanggil Mom di kalangan pecinta rubik. Dia adalah sosok ibu bagi para cuber Indonesia. Jasanya sangat besar dalam perkembangan dunia cubing di Indonesia. Mom merupakan orang Indonesia pertama yang mengikuti Official Competition WCA sekaligus orang Indonesia pertama yang mempunyai WCA Profile. Keluarganya adalah keluarga cuber dunia. Suaminya, Ton Dennenbroek, adalah seorang WCA Delegate untuk Belanda yang telah mengorganisir banyak kompetisi. Ton juga merupakan salah satu cuber yang paling banyak mengikuti Official Competition, lebih dari 50 kompetisi. Rama Temmink, anaknya, adalah Former WR Holder untuk 3×3 One Handed Average sebelum direbut oleh Yumu Tabuchi. Saat ini Rama juga masih berada di papan atas dunia cubing. MaRaTon, keluarga cuber hebat.

Indonesia Open 2009 yang merupakan Official Competition WCA di Indonesia tidak akan pernah terjadi tanpa ada campur tangan seorang Maria Oey yang dengan giat mengusahakan kompetisi ini terjadi. Saat itu, Indonesia tidak mempunyai WCA Delegate (yang merupakan syarat untuk Official Competition), dan juga para cuber Indonesia masih buta akan Official Competition. Indonesia Open 2009 adalah awal dari dunia cubing Indonesia menjadi seperti sekarang ini.

1. Kapan mulai cubing?

Mulai waktu Desember 2006, saat sakit berat jadi karena Mom tidak betah diam, iseng iseng ambil cube nya Rama dan puter kiri kanan sampe ketiduran , akhirnya Rama ajarin Mom caranya membuat corner dulu tanpa merubah cube, yang makan waktu sangat lama 🙂 .
Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Maria Oey”

Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam


Ini dia WR Holder kita, Muhammad Irill Khairul Anam

Muhammad Irill Khairul Anam, lebih akrab disapa Irill. Satu-satunya cuber Indonesia yang memegang World Record. Irill memegang WR untuk event Multi Blindfolded 3×3 dengan 16/16 selama waktu 1 jam. Dia mencatatkan rekor ini pada Jakarta Open 2010 yang lalu. Selain itu dia juga mencatatkan Asian Record untuk event Blindfolded 5×5 pada Jakarta Open 2010 juga, sekarang rekor ini dipegang dipegang oleh cuber Malaysia, Chester Lian. Dan satu lagi, dia juga pemegang National Record untuk Single BLD dengan waktu 1:01,xx. Sangat membanggakan dunia cubing Indonesia. Indonesia akhirnya disebut-sebut sebagai New Germany karena kedigdayaannya dalam dunia BLD.

Berikut interview saya dengan pemuda hebat ini.

1. Kapan mulai cubing?

April 2009
2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?

Setelah mengenal rubik sekitar bulan April 2009, tiga hari kemudian bisa solve setelah belajar dari metode beginner ryanheise.com . awal mei mulai ikut komunitas di JRC.  Juni 2009 mempelajari Blindfold dari Abel Brata dengan metode 3OP (gk mau kalah sama Marco dan Ian).

Akhirnya di IO (Indonesia Open 2009) aku berhasil mencatat waktu 3.16.xx untuk single BLD (padahal target sub 2.30.xx) dan MBLD 2/3 (baru nyoba BLD 3x, itupun cuma 2 biji, soalnya make visual) dengan 3OP. Untuk speed avg di IO nurun jauh, dapat avg 26xx. padahal sebelumnya sudah 23an.

Setelah IO rehat selama kurang lebih 2 bulan. Gak rehat total, cuma cubing santai.

di awal Oktober mulai cubing lagi dan mulai belajar big cubes bld.
dan M2 untuk BLD 3x3x3

di awal November mulai belajar MBLD, dan mulai mempelajari turbo.

Selama 2 bulan itu latihan BLD minimal 3x seminggu. Sisanya BLD 3×3, 4×4, 5×5. Juga belajar FMC dan tetep berusaha nembus sub 20.
Di JO 2010 (Jakarta Open 2010), tetep gak berhasil nembus sub 20, bahkan best yang gw dapet cuma beda 0,xx sekian detik dari IO 2009. Dan avg 24..xx, biasanya 22.xx

Setelah itu rehat lagi kurang lebih2 bulan, soalnya agak bosen dan udah puas . hehehe…… maksudnya rehat biar main cubing jadi asik lagi

Sekarang berusaha menghapal OLL dan harus sub 20.xx di IC (Indonesian Championship 2010). Target avg 18.xx

Lanjutkan membaca “Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam”

Interview with Cuber : Arif Yulian Nur a.k.a Virkill


Virkill makan rubik

Arif Yulian Nur atau lebih dikenal sebagai Virkill adalah seorang cuber yang menjabat sebagai Ketua NSA (Nusantara Speedcubing Association), induk organisasi pecinta rubik di Indonesia. Dia merupakan salah satu penggerak dunia rubik di Indonesia sehingga bisa semarak seperti sekarang. Dengan virkill.com-nya, dia mulai membius para cuber Indonesia untuk terus maju dengan menyajikan artikel-artikel yang berbobot. Kecintaannya pada rubik mendorong dia untuk membuka toko rubik bernama Virkill Cubeshop di Saphir Square, Jogjakarta. Dia merupakan penemu metode memorisasi PAPA Journey yang merupakan metode handal untuk BLD. Virkill juga adalah BLD 4×4 Solver pertama di Indonesia. Satu hal lagi yang mengesankan dari Virkill, dia menciptakan rubik merek VC (Virkill Customization) yang direview sangat baik oleh beberapa cuber top Indonesia.

1. Kapan mulai cubing?
Aku masih inget, akhir juli 2008. Jalan Jalan di sebuah dept store deket UGM, nemu mainan kotak dan taruhan sama si pacar aku bisa menyelesaikannya dalam semalam (bersama paman gugel tentunya. hehe) I did it.. dan seperti yang lain,mulai haus kecepatan.

2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?
Sejak bisa solve, tiap jam istirahat dan pulang kantor mesti ngobrak abrik web dan youtube untuk nyari cara lebih cepet. Saat itu di indo cuman ada abel yang bikin web tentang rubik (kagak diupdate saking sibuknya) dan indorubik.com (senasib). Melihat wca rank untuk Indonesia dan hanya ada 3 nama (termasuk Maria Oey) jadi mimpi untuk membawa Indonesia menggebrak dunia speedcubing suatu saat nanti. Dengan berbekal ilmu alakadarnya mulailah merilis virkill.com. Nongkrong jawabin pertanyaan di thread rubiks cube di kaskus sampai akhirnya pak DD Crow ngajak gabung jadi moderator Rubikku yang pertama dan mulai mendrive massa ke situ.

Kala itu yang terkenal tentu saja Abel Brata, dan di kalangan ‘cuber underground’ ada Adenk, DD Crow dan Yudhi Begex. Kecepatan saya masih sub 30 saat itu. Berguru pada mereka mereka yang sudah lebih cepat, dan sekaligus ingin tantangan yang lebih manthab, saya belajar 4×4, BLD, OH, 5×5,2×2 dll. Saat itu hanya Abel yang mampu menyelesaikan banyak event mengacu pada WCA sementara cuber lain hanya fokus di 3×3.

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Arif Yulian Nur a.k.a Virkill”