Interview with Cuber : Teo Fenny


Teo Fenny, cewek kelas 2 SMK di Batam ini main rubik karena diracuni oleh kakaknya (Teo Fendi). Dia juga teman seangkatan saya main rubik. Namanya menjadi perbincangan di dunia cubing saat dia berhasil melakukan BLD untuk pertama kali. Ya, itulah saat pertama kalinya seorang wanita dari Indonesia berhasil melakukan BLD. Dan yang membuat kocak, dia melakukan BLD dengan ditutupi bantal. Alternatif baru dalam BLD, “BLD with Pillow”. Sayang sekali saat di Singapura Open 2010 yang diikutinya kemarin tidak ada event BLD. Dia juga merupakan sesepu BISCO-Club Rubik di Batam.
Berikut interview saya dengan cewek cantik ini :

1. Kapan kamu mulai cubing?
Mei 2009

2. Ceritakan perkembangan kamu main rubik?
Mei mulai suka ngotak-ngatik kubus keren ini, terus ga ingat lagi. Butuh waktu yang lumayan lama berkembangnya.

Agustus masuk sub 30

Desember masuk sub 25 dan sampai sekarang (Mei 2010 )masih stuck di sub 25 😀

Kayaknya September mulai tes belajar BLD (udah agak lupa), yang pasti
October 05, 2009 saya berhasil merekam solving pertama BLD (bisa cek di youtube) and be the first indonesia female BLD solvers YEEYYY :). Guru saya, Chilwin. Jangan lupa ditulis, kalo boleh hehehhe..

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Teo Fenny”

Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam


Ini dia WR Holder kita, Muhammad Irill Khairul Anam

Muhammad Irill Khairul Anam, lebih akrab disapa Irill. Satu-satunya cuber Indonesia yang memegang World Record. Irill memegang WR untuk event Multi Blindfolded 3×3 dengan 16/16 selama waktu 1 jam. Dia mencatatkan rekor ini pada Jakarta Open 2010 yang lalu. Selain itu dia juga mencatatkan Asian Record untuk event Blindfolded 5×5 pada Jakarta Open 2010 juga, sekarang rekor ini dipegang dipegang oleh cuber Malaysia, Chester Lian. Dan satu lagi, dia juga pemegang National Record untuk Single BLD dengan waktu 1:01,xx. Sangat membanggakan dunia cubing Indonesia. Indonesia akhirnya disebut-sebut sebagai New Germany karena kedigdayaannya dalam dunia BLD.

Berikut interview saya dengan pemuda hebat ini.

1. Kapan mulai cubing?

April 2009
2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?

Setelah mengenal rubik sekitar bulan April 2009, tiga hari kemudian bisa solve setelah belajar dari metode beginner ryanheise.com . awal mei mulai ikut komunitas di JRC.  Juni 2009 mempelajari Blindfold dari Abel Brata dengan metode 3OP (gk mau kalah sama Marco dan Ian).

Akhirnya di IO (Indonesia Open 2009) aku berhasil mencatat waktu 3.16.xx untuk single BLD (padahal target sub 2.30.xx) dan MBLD 2/3 (baru nyoba BLD 3x, itupun cuma 2 biji, soalnya make visual) dengan 3OP. Untuk speed avg di IO nurun jauh, dapat avg 26xx. padahal sebelumnya sudah 23an.

Setelah IO rehat selama kurang lebih 2 bulan. Gak rehat total, cuma cubing santai.

di awal Oktober mulai cubing lagi dan mulai belajar big cubes bld.
dan M2 untuk BLD 3x3x3

di awal November mulai belajar MBLD, dan mulai mempelajari turbo.

Selama 2 bulan itu latihan BLD minimal 3x seminggu. Sisanya BLD 3×3, 4×4, 5×5. Juga belajar FMC dan tetep berusaha nembus sub 20.
Di JO 2010 (Jakarta Open 2010), tetep gak berhasil nembus sub 20, bahkan best yang gw dapet cuma beda 0,xx sekian detik dari IO 2009. Dan avg 24..xx, biasanya 22.xx

Setelah itu rehat lagi kurang lebih2 bulan, soalnya agak bosen dan udah puas . hehehe…… maksudnya rehat biar main cubing jadi asik lagi

Sekarang berusaha menghapal OLL dan harus sub 20.xx di IC (Indonesian Championship 2010). Target avg 18.xx

Lanjutkan membaca “Interview With Cuber : Muhammad Irill Khairul Anam”