Interview with Cuber : Chris Hardwick


Chris Hardwick setelah menyelesaikan 6x6 Blindfolded. Senyum kepuasan.

Chris Hardwick, salah satu legenda dunia cubing internasional.  Pernah menjadi World Record holder untuk beberapa event, antara lain 4×4, 3×3 OH, 4×4 Blindfolded, dan 5×5 Blindfolded. Dan WR untuk semua event  itu diraihnya lebih dari satu kali, kecuali untuk 4×4 average. Di websitenya, speedcubing.com, ada foto Chris sedang berpose memegang cube 6×6 yang baru saja diselesaikannya,. BLINDFOLDED!!!. Itu terjadi 3 tahun yang lalu pada World Championship 2007. Event blindfolded tidak akan lepas dari nama Chris Hardwick. Selain itu, di websitenya juga terdapat catatan Unofficial World Record (sayang, udah nggak update). Website yang sederhana namun memiliki banyak sekali artikel yang bermanfaat dan berbobot. Dia dan Daniel Beyer juga menemukan metode baru untuk BLD yang dikenal dengan BH (Beyer-Hardwick) Method. Penjelasan mengenai metode ini ada disini dan disini. Setelah menunggu hampir 2 bulan, akhirnya datang juga balasan interview dari Chris. Cekidot gan.

1. When did you start playing Rubik?

I learned how to solve a Rubik’s cube in mid-June of 1998, and I began speedsolving after stumbling upon Jessica Fridrich’s website about one month later. I’ve been pretty addicted ever since 🙂

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Chris Hardwick”

Interview with Cuber : Alexandra Daryl Ariawan


Daryl saat menerima medali di Thailand Open 2010 untuk 2nd Runner-Up Square-1

Daryl Ariawan, cewek pemegang 4 National Record antara lain Square-1 average dan single, serta Master magic average dan single. Prestasi tersebut didapatnya saat mengikuti Thailand Open 2010 kemarin.  Di event tersebut, Daryl mendapat peringkat ketiga untuk Square-1. Speed di 3×3 pun tak kalah mentereng. Beberapa kali podium di Gramedia Open menjadi buktinya. Cewek ini sudah sejak lama menjadi sub-20 cuber. Sesuatu yang banyak dikejar oleh cuber-cuber baru. Berikut ini Interview saya dengan Daryl.

1. Kapan mulai cubing?

Akhir Juni 2008
2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?

Pertama aih maennya cuma asal maen aja. Kan dulu beli rubik di Singapura nggak  sengaja di pameran maenan gitu. Jadi pas udah bisa solve (belajar dari internet) ya udah seneng. Bisa 5 menit bangga. Akhirnya kenal F2L gara-gara buku dan harris, jadi kejar lagi. Pas sub 30, ikut JRC dan baru mulai serius sampe sekarang. Abis itu baru kenal cube-cube laen kayak Square-1, Pyraminx, dll
Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Alexandra Daryl Ariawan”

Interview with Cuber : Shotaro Makisumi a.k.a Macky


Macky bersama dengan Mom (Maria Oey) saat German Open 2010

Shotaro Makisumi, atau lebih dikenal dengan nickname Macky. Namanya sudah menjadi legenda di dunia cubing internasional. Salah satu revolusioner dalam cubing. Macky merupakan former World Record holder untuk banyak event seperti 3×3, 3×3 BLD, 3×3 OH, dan 2×2. Website miliknya, cubefreak.net, menjadi referensi bagi para cuber tingkat dunia. Yang paling mencengangkan adalah metode 3-OP untuk BLD. Pada 2006, Macky berhenti sementara dari cubing. Pada saat itu dia sedang berada dalam top-peak performance. Dunia cubing benar-benar kehilangan. Namun sejak 2009 kemarin, dia sudah kembali lagi ke dunia cubing. Dan menyodok langsung ke peringkat 10 dunia untuk single 3×3 dengan 8,50s. Banyak sekali cuber yang terinspirasi dari Shotaro Makisumi a.k.a Macky. Macky is rock!!!

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Shotaro Makisumi a.k.a Macky”

Interview with Cuber : Rama Temmink


Rama Temmink dan Matyas Kuti

Rama Temmink, former World Record holder untuk 3×3 One Handed average sebelum akhirnya direbut oleh Yumu Tabuchi dari Jepang. Rama sempat 3 kali merebut WR untuk One Handed Average. Dia mempunyai turning saat OH yang smooth, terlihat pelan tetapi efisien. Sahabat dekat Erik Akkersdijk ini mempunyai darah Indonesia. Ibunya, Maria Oey, adalah ibu dari semua cuber Indonesia. Rama sempat datang ke Indonesia saat kompetisi official pertama di Indonesia, Indonesia Open 2009 diadakan. Nama besarnya di dunia cubing sangat disegani. Oh iya, dia punya akun di rubikku.ning.com lho.

1. When did you start playing Rubik?

I saw ‘Macky’s blindfolded World Record being featured on YouTube and I immediately believed it was solveable. (The cube that is). The cube was solved blindfolded in 2 minutes 18.58 seconds and I immediately set a goal for myself which was ‘’if he can do it blindfolded, then I can do it in one minute with two hands’’. And to answer your question, I started playing with the Rubik’s Cube around August, 2006.

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Rama Temmink”

Interview with Cuber : Kai Jiptner


Kai Jiptner

Kai Jiptner, cuber asal Jerman. Adalah BLD Master papan atas dunia. Sempat memegang World Record untuk event Multi BLD dengan 10/10 sebelum dipecahkan oleh Tong Jiang dengan 15/15. Prestasi lain adalah menjadi Rubik’s Cube World Championship 2009 Winner untuk event 4×4 BLD. Seperti diketahui, Jerman adalah negara tempat para cuber Multi BLD tingkat dunia. Banyak BLD master berasal dari Jerman. Dan sekarang Indonesia disebut-sebut sebagai The New Germany karena meroketnya prestasi para cuber Indonesia di event BLD dan Multi BLD. Kai Jiptner juga dikenal sangat dekat dengan Mom (Maria Oey).

1. When did you start playing Rubik?
I started speedcubing during September 2006, when I was sick and looking around youtube. I stumbled across Ryan Patricio’s 20.09 World Record One-Handed solve and I immediately wanted to learn how to do this.

2. Tell me about your cubing progress.
After learning how to solve the cube I was trying to get faster on my own with an ineffective beginners method. I just started doing my own research after a month. Then I learned from a couple of Websites: Macky’s (cubefreak.net), Dan Harris’ (cubestation.co.uk) and Joel van Noort’s (solvethecube.co.uk). My new goal was a sub-20 average, which I achieved in May 2007. In the process I also started practicing the other events. After a while I became one of the best speedcubers in Germany, ranking top-10 in (I think) every event at some point. I won 5 German champion titles (3×3 once) and became world champion for 4×4 blindfolded. Of course I was fortunate to practice when the German scene was not that big and not many people in the world were taking blindcubing as serious as now.

Lanjutkan membaca “Interview with Cuber : Kai Jiptner”