Interview with Cuber : Bob Burton


Bob Burton

Bob Burton, salah seorang cuber senior tingkat dunia. Pernah menjadi World Record Holder untuk event Rubik’s Magic dan Master Magic. Serta Continental Record untuk Rubik’s Clock, Rubik’s Magic dan Master Magic. Websitenya, cubewhiz.com, sangat populer di dunia cubing. Website ini menjadi referensi untuk para cuber. Algoritma OLL dan PLL disitu termasuk dalam dalam generasi revolusioner. Beberapa cuber mengatakan, algoritma OLL dan PLL di cubewhiz.com tidak fingertrick friendly, beberapa yang lain mengatakan sangat membantu. Tapi, semua memang tergantung pada tangan anda. Tangan anda-lah yang memutuskan. Ini interview saya dengan Bob Burton. Cekidot

1.When did you start playing Rubik?

May 2001

2. Tell me about your cubing progress.

My first sub-20 average was right before Worlds 2005. I’ve been cubing for more than 9 years now!

3. What method do you use?

Fridrich method

4. Your occupation now?

High school math teacher

Continue reading “Interview with Cuber : Bob Burton”

Interview with Cuber : Breandan Vallance


Breandan Vallance bersama Balazs Bernat di Czech Open 2009

Breandan Vallance, juara Cubing World Championship 2009 untuk event 3×3. Mempunyai penampilan yang rocker banget, rambut gondrong, keriting, baju nggak rapi, dan gayanya yang cool. Saat di Final WC09, dia mengalahkan Erik Akkersdijk (pemegang rekor dunia single 3×3). Pencapaian yang luar biasa. Berikut ini petikan wawancara saya dengan dia. Cekidot.
1. When did you start playing Rubik?
I can’t remember exactly, about 4 years ago.

2. Tell me about your cubing progress
Well i stopped practicing almost 6 months ago. But, before i stopped, i averaged around 9.5 seconds.

3. What method do you use?
Fridrich of course:P. But i have my own sort of F2L system which cuts down on rotations and reduces move count. I also know a few easy COLLs and some OLL skipping algs etc.

4. Your occupation now?
I’ve been taking the year off but i’m now looking for a temporary job. So i can get back into routine for when i start university in September

Continue reading “Interview with Cuber : Breandan Vallance”

Interview with Cuber : Didik Danardono a.k.a DD Crow


DD Crow saat beraksi dengan gitarnya

Didik Danardono atau popular dengan nama panggung DD Crow. Gitaris papan atas Indonesia (sempat tergabung dengan Powerslaves dan Roxx) ini juga adalah cuber papan atas Indonesia. Mendirikan ICA (Indonesia Cubing Association) dan sekaligus menjadi Presidennya pada tahun 2005. Dunia cubing Indonesia sempat menggeliat. Anggotanya saat itu cukup banyak, mencapai 200 orang. Kemudian ICA bubar. Cubing di Indonesia kembali melemah. DD Crow kemudian membuat forum social network untuk Indonesia cuber, rubikku.ning.com yang fenomenal. Boleh dibilang, rubikku merupakan rumah dari para cuber. Interaksi dengan sesama cuber, sharing metode, ngobrol2, dan posting kemajuan dalam cubing membuat rubikku semakin popular. Kini membernya mencapai 3000 orang. Besarnya kontribusi seorang DD Crow dalam memajukan dunia cubing di Indonesia tidak terbantahkan lagi.
1. Kapan mulai cubing?
Mulai cubing tahun 1984-1985 an, kelas 5 SD, mulai bisa solve tahun 1988an, kelas 2 SMP (hahaha) solving pertamaku hampir 3 tahun.

2. Ceritakan perkembangan anda maen rubik?
wah ini panjang sekali, di skip dulu aja.

3. Biggest Accomplishment selama maen rubik?
kalo dalam speed dan skill lain saya biasa aja, Biggest Accomplishment selama maen rubik adalah bersama teman2 mengembangkan rubik Indonesia hingga sejauh ini.

4. Cuber yang berpotensi menurut anda siapa?
wah susah, kalo speed, so far ya Ando, Jihan, tapi belum tau juga karena sekarang udah makin banyak cuber cepat, perkiraan saya dalam waktu satu tahun ke depan, akan banyak speedcuber secepat Ando, Jihan, dan Indonesia sangat potensial menjadi negara cuber kuat dalam berbacai cabang (speed, OH, BLD, puzzle2 mekanik yang lain) dll

Continue reading “Interview with Cuber : Didik Danardono a.k.a DD Crow”

Interview with Cuber : Maria Oey


Mom saat BLD di German open 2010 dengan Ton sebagai judge

Maria Oey, atau akrab dipanggil Mom di kalangan pecinta rubik. Dia adalah sosok ibu bagi para cuber Indonesia. Jasanya sangat besar dalam perkembangan dunia cubing di Indonesia. Mom merupakan orang Indonesia pertama yang mengikuti Official Competition WCA sekaligus orang Indonesia pertama yang mempunyai WCA Profile. Keluarganya adalah keluarga cuber dunia. Suaminya, Ton Dennenbroek, adalah seorang WCA Delegate untuk Belanda yang telah mengorganisir banyak kompetisi. Ton juga merupakan salah satu cuber yang paling banyak mengikuti Official Competition, lebih dari 50 kompetisi. Rama Temmink, anaknya, adalah Former WR Holder untuk 3×3 One Handed Average sebelum direbut oleh Yumu Tabuchi. Saat ini Rama juga masih berada di papan atas dunia cubing. MaRaTon, keluarga cuber hebat.

Indonesia Open 2009 yang merupakan Official Competition WCA di Indonesia tidak akan pernah terjadi tanpa ada campur tangan seorang Maria Oey yang dengan giat mengusahakan kompetisi ini terjadi. Saat itu, Indonesia tidak mempunyai WCA Delegate (yang merupakan syarat untuk Official Competition), dan juga para cuber Indonesia masih buta akan Official Competition. Indonesia Open 2009 adalah awal dari dunia cubing Indonesia menjadi seperti sekarang ini.

1. Kapan mulai cubing?

Mulai waktu Desember 2006, saat sakit berat jadi karena Mom tidak betah diam, iseng iseng ambil cube nya Rama dan puter kiri kanan sampe ketiduran , akhirnya Rama ajarin Mom caranya membuat corner dulu tanpa merubah cube, yang makan waktu sangat lama 🙂 .
Continue reading “Interview with Cuber : Maria Oey”

Interview with Cuber : Feliks Zemdegs


Feliks Zemdegs dengan koleksi cubenya

Feliks Zemdegs adalah World Record holder untuk  3×3 average dengan 9,21 dan  4×4 average dengan 42,01. Saat mendapatkan WR di Melbourne open 2010 untuk 4×4 average, pada salah satu solving sempat satu center cube 4×4 pop-out. Tapi dia tetap mendapat WR untuk 4×4 average. 9,21 untuk 3×3 average merupakan sub 10 pertama average di Official Competition. Bocah Australia berusia 10 tahun ini terkenal dengan kecepatan tangannya. Hanya ada 2 NR Australia yang tidak dipegang oleh Feliks, 3×3 BLD dan Rubiks Magic. Event lainnya dipegang oleh Feliks Zemdegs semua!!! Dan satu lagi, Average of 5 terbaik dia adalah 7,83!!! WOW!!!

1.When did you start playing Rubik?

I started cubing in April 2008 after watching a video on Youtube.
2. Tell me about your cubing progress.

Got to sub 20 in 4 months, and then sub 15 in 9 months. I got a sub 10 average in about June 2009.

Continue reading “Interview with Cuber : Feliks Zemdegs”

Interview with Cuber : Rowe Hessler


Rowe Hessler saat memecahkan WR untuk Single BLD

Rowe Hessler adalah salah seorang cuber papan atas dunia. Pria asal Amerika ini sudah malang melintang selama kurang lebih 5 tahun di dunia cubing. Pernah menjadi World Record Holder untuk single Blindfolded, dan sekarang dia menjadi World Record Holder untuk 2×2 average dengan 2,45 detik. Untuk single 2×2, Rowe menjadi peringkat kedua dunia dengan 1,03 detik, tipis sekali bedanya dengan rekor dunia 0,96 detik milik Erik Akkerdisjk. Selain itu, dia juga handal di event One Handed, peringkat 3 dunia menjadi miliknya untuk event One Handed average. Intinya, dia jago di hampir semua bidang speed kubus dan juga Blindfolded.
Di tengah kesibukannya, dia masih sempat meluangkan waktunya untuk interview. Berikut ini petikannya :

1. When did you start playing Rubik?

5 years ago
2. Tell me about your cubing progress.

I progress very slowly. I started with the Petrus method, and i realized I couldnt get much faster then 15 seconds with it, so i decided to switch to Fridrich in 2007. This switch really slowed down my progress.

Continue reading “Interview with Cuber : Rowe Hessler”

Interview with Cuber : Teo Fenny


Teo Fenny, cewek kelas 2 SMK di Batam ini main rubik karena diracuni oleh kakaknya (Teo Fendi). Dia juga teman seangkatan saya main rubik. Namanya menjadi perbincangan di dunia cubing saat dia berhasil melakukan BLD untuk pertama kali. Ya, itulah saat pertama kalinya seorang wanita dari Indonesia berhasil melakukan BLD. Dan yang membuat kocak, dia melakukan BLD dengan ditutupi bantal. Alternatif baru dalam BLD, “BLD with Pillow”. Sayang sekali saat di Singapura Open 2010 yang diikutinya kemarin tidak ada event BLD. Dia juga merupakan sesepu BISCO-Club Rubik di Batam.
Berikut interview saya dengan cewek cantik ini :

1. Kapan kamu mulai cubing?
Mei 2009

2. Ceritakan perkembangan kamu main rubik?
Mei mulai suka ngotak-ngatik kubus keren ini, terus ga ingat lagi. Butuh waktu yang lumayan lama berkembangnya.

Agustus masuk sub 30

Desember masuk sub 25 dan sampai sekarang (Mei 2010 )masih stuck di sub 25 😀

Kayaknya September mulai tes belajar BLD (udah agak lupa), yang pasti
October 05, 2009 saya berhasil merekam solving pertama BLD (bisa cek di youtube) and be the first indonesia female BLD solvers YEEYYY :). Guru saya, Chilwin. Jangan lupa ditulis, kalo boleh hehehhe..

Continue reading “Interview with Cuber : Teo Fenny”